Komunitas Pencari Batu
Rabu siang (08/07/2009) sehabis bikin kotor jari pakai tinta item, sekumpulan orang ngumpul di restoran Burger King di Cilandak Town Square, Jakarta. Mereka duduk-duduk, ngobrol-ngobrol, ketawa-ketawa nggak karuan. Mereka disana cuma buat bahas satu hal, batu candi.Acara dibuka dengan serah-terima sesajen 4 Kg Lanting Keju dari diriku kepada Mbak Vinna, dengan disaksikan oleh Mas Esa selaku pengamat dari KHI (Komunitas Historia Indonesia). Sesajen nggak berupa arca candi, karena selain berat dan dendanya lumayan mahal, Lanting Keju punya kelebihan tersendiri yaitu sebagai makanan khas Kebumen yang murah-meriah. (promosi apa pula ini ?)

Mas Esa dan Mbak Vinna.
Lebih tepatnya, komunitas ini diprakarsai oleh tiga orang pencari batu. Mereka sebelumnya tidak begitu mengenal satu dengan yang lain. Akan tetapi nasib ternyata mempertemukan mereka dan berlanjut hingga saat ini. Jadi, boleh dikata komunitas ini ada karena efek by-accident. Adalah Andreas, seorang mahasiswa Prodi Matematika UGM yang menggemari sejarah klasik Indonesia. Suatu ketika dirinya mengajak diriku untuk motret Candi Kalasan. Tidak disangka, diriku yang gemar blusukan, motret, dan bikin blog tertarik dengan Candi. Kemudian berbagai macam Candi kerap aku publikasikan di blog. Tidak disangka artikel-artikel candi di blog ini menarik perhatian Mbak Vinna, seorang penggiat sejarah dan pecinta candi dari Jakarta.
Ada perbedaan orientasi dari ketiga pencari batu itu:
Andreas : Belajar sejarah dan jalan-jalan.
Diriku : Jalan-jalan, motret, dan bikin artikel candi di blog.
Mbak Vinna : .... pokoknya beliau mencap dirinya sendiri sebagai pecinta candi.
Dengan perbedaan orientasi itu kami mengalami banyak kendala, terkait dengan "mau dibawa kemana komunitas ini ?". Boleh jujur, semenjak ada artikel candi aku jadi bisa ketemu dengan banyak orang yang punya minat yang sama. Ada Agatha, Eme, Mas Ipuk, Mas Alek, Ditta, Pein dan lain sebagainya. Mereka juga punya harapan yang sama akan adanya komunitas yang bisa menaungi minat mereka. Mbak Vinna sendiri punya harapan kalau komunitas ini bisa menjadi besar, sebesar KHI atau MADYA.
Kata susah itu pasti terbesit, contohnya saja peminat-peminat itu berasal dari berbagai penjuru kota di seantero Indonesia. Tapi apa itu jadi kendala? Untuk menepis pikiran itu, maka dibentuklah Komunitas ARCA (Arkeologi, Candi, dan Purbakala). Seperti yang sudah dikata, ini adalah komunitas yang digagas kami bertiga dan menaungi teman-teman kami yang punya minat yang sama tentang Candi. Di komunitas ini kami berharap bisa saling menukar pengetahuan seputar sejarah klasik Indonesia dan tentunya jalan-jalan ke berbagai obyek sejarah khususnya candi.

Nyawaku kerap terancam di pertemuan macam ini, he3.
http://www.facebook.com/group.php?gid=219782000226
Cinta Batu...
Itu berlaku untuk dirimu seorang, Mbak Vinna, karena jujur saya masih cinta wanita dan karena itu saya butuh 1 hari lebih lama di Jakarta    :)
Itu berlaku untuk dirimu seorang, Mbak Vinna, karena jujur saya masih cinta wanita dan karena itu saya butuh 1 hari lebih lama di Jakarta    :)













NIMBRUNG YUK!
maen poker yuk............ )
he10x
Bagus bgt ada komunitas ini.
Btw Wij... koq gue gak dpt oleh2 yaah....
:( sedih.. tersedu - sedu...
haha tapi kalo ke jakarta lagi pengen belajar motret ah sama sampeyan yo..
2. lanting keju-nya laris manis, tinggal sisa 1 bungkus titipan seseorang yg blm diambil2..
3. ga berharap bs jd sebesar KHI atau MADYA c dek, cm berharap komunitas ini bs jd wadah informasi bg teman2 pencinta candi yg ga punya latar belakang arkeologi..
4. butuh waktu 1 hr lbh lama d jkt hmmm.. i thought so..
2. Tau gitu mestinya itu saya dapet omzet mbak
3. Nggak punya latar belakang arkeologi, itu yang saya suka!
4. Cinta saya jelas toh!
Bener tuh mba, gue kan ikut acara KHI aja baru sekali :p au nih wijna..hehehe..
mudah2an komunitasnya berkembang...
kmrn habis ke borobudur & sedih dgn arca2 yang hilang kepala dan tangannya...
Mudah2an komunitas ini bisa menjadi pelestari peninggalan budaya bangsa...
setor upeti batu candi
he100000000000000x
2. cinta km emng jelas, tp cintanya jelas jg ga?
2. Cintanya? eh? Saya akan berusaha!
BTW di giatin dong,
kirimin tautan2 website yang bahas ArCa,
kirimin video, foto cerita Dll ke komunitasnya di FB.
Bikin Diskusi masalah2 ArCa.
Jadi gak keliatan cuma buat mejeng di Halaman Info Profil FB.
@Vinna: mana lantingnya?
ntah komennya di moderat apa emang error, tapi ga pede.. takutnya komennya ga masuk..
tanya lagi.. gimana caranya join? udah join fb nya.
ini udah yakin ngisi komennya bener, kalo ga masuk artinya di moderat.. ngomong apa lagi.. huhauhauh
Untuk sementara join FB nya dulu aja Rani. Ntar kalau ada kegiatan atau info lainnya bakal kami kabarin deh. Maklum, tengah tahun ini kami sibuk sama pekerjaan kami masing-masing, hehehe.
Oia, terhitung per tanggal 1 Agts aq makin nyesek2i Kota Jakarta, tepatnya di Utan Kayu. So, kalo ada acara ngumpul2 kayak gini lagi, diajak yo Mas.
emg g jga tertarik ma gtuan tpi skrg dah gk smpt..
job makin lama makin numpuk gk bsa jalanin hobi masa lalu lagi.. wkwk
btw, sori nih wat yg punya blog bleh numpang iklan gk?
g ada batu yg satu ada khodam nya bisa buat berbagai macam manfaat dri pelindung, sampai usaha yg bercorak sungai dan memiliki rupa manusia seharga Rp 100 juta(nego).
dan satunya lagi batu kalimaya dayak yg ada kulit ularnya d dalam seharga RP 15 juta(nego). klo ada yg berminat slahkan hubungi saya lwt email src_squelch@yahoo.com, atau nomor hp ayah saya (081219355549) bila diperlukan akan saya kirim gambarnya. thx bgt y buat yg punya blog.